Langsung ke konten utama

E I D O - Part 2 - Uli Neun Daleun

Pasti semua kalian yang sudah mengenyam bangku kuliah pernah merasakan indahnya putih abu-abu. Mungkin seperti pertanyaan bodoh di awal tulisan kali ini. Sumpah, abis idee hahahaha

Okay, Kalau kalian pernah ngerasain putihnya abu-abu pasti kalian punya teman segank donk ya. Ya sama seperti saya :D. Kalian bisa ngelakuin apapun dengan mereka sekalipun itu kelakuan yang paling abnormal sekalipun. Saya masih bisa merunut kejadian bodoh bersama kawan segenk dari kelas 1 sampai kelas 3. Terkadang saya senyum-senyum sendiri, kebayang sudah nenek-nenek nanti kami reunian terus cerita sama anak cucu, siap itu kami bisa ketawa-ketawa tepingkal-pingkal. Kebayang gak, kami yang dianggap orang-orang diluar adalah siswa-siswa yang memiliki prestasi, mampu mempercepat jam sekolah, mampu makan di jam pelajaran, mampu menghitung satu kalimat yang terus-terusan disebutkan oleh guru, atau mampu melarikan diri dari suatu pertandingan besar padahal kami sendiri yang daftar ulang. Kalau saya punya waktu, nanti saya ceritakan beberapa aib semasa putih abu-abu . :D *Hutang lagi kau ya sallyy !!! *piss 

Dan, alhamdulillah mungkin karena sama-sama melakukan aib yang gak bisa dilupakan ya bahasa kasarnya sama-sama nglakuin dosa, sama-sama ngegosip atau sama-sama oper-operan jawaban waktu ujian, yang membuat kami bisa sampai detik ini silaturahminya. Yes, kami memang beda aau bahasa korea nya itu uli neun daleun. Alhamdulillah, di lebaran kali ini kami juga bisa silaturahmi walau rumah yang dikunjungi malamnya akan goes to mudik. haha. Dan alhamdulillahnya bisa ngumpul semua, karena salah satu diantara kami sudah pindah ke kota lain. Ini lebaran kami, mana lebaran mu ? :p

Ngumpul gak ngejepret ya bukan kami , hahaha  :



 Inur *jilbab pink keunguan*,  wina *jilbab hitam*, Intan *jilbab coklat*, Ria *jilbab pink*, Erni *jilbab coklat*, Wini *jilbab putih corak* dan saya 





Uli Neun Daleun * Sudah ku dega !!
Tercanditkan
Lets selfie, Girls !!
Uli Neun Daleun





Muka Ale-Ale, Ekspresi Anyar ketika SMA 

Ehm, Sudah Ku duga !!
Di Instagram, saya update 2 photo terakhir yang saya jadikan 1 frame. dengan caption : " Muka Ale-Ale Vs Sudah Ku duga !! Happiness is having crazy friends :p Since 2006 and still counting. Eventhought we are not in the same place *berserakan* :D . Ya, Kami sudah tidak lagi berada di tempat yang sama, tapi insya allah tiap ada kesempatan kami berkumpul. See you when i see you, Girls !! Mengutip dari bahasa wini " Semoga kita bisa di reunian di surga ". 


Nae Modeun Salang

Sally Irvina 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upa - Upa Tondi ; Jutaan semangat Untuk Yang di Cinta

Assalamualikum opung-opung sudena :) *Sedaappp Di post kali ini, si butet mau bercerita sedikit tentang kebudayaan. Agar nanti cucu keturunan paham akan adat istiadat :). Okesiip, karena udah di mulai dengan kata sapaan orang batak. Pasti sudah pada tau donk ya, adat istiadat dari negri mana yang saya akan bahas *tampang kece :p. Benar, kali ini saya ingin membahas tentang adat istiadat dari tanah batak, biar percaya dulu semua orang kalau saya punya darah batak jadi gak cuma sekedar dompleng nama belakang " Ritonga ". Horassss !!  Ada yang sudah pernah mendengar " Upa-Upa " yups, menurut hasil googling sekejap dan bertanya pada tetua di keluarga ternyata kata " Upa-Upa Memiliki arti secara bahasa adalah pemberian . Sedangkan secara istilah adalah suatu ritual yang dilakukan oleh orang yang berhajat dengan mendoa’kan orang yang di upa- upa agar memperoleh kebaikan - Kutipan wawancara dari saudari Nurul Muthma’innah, IAIN- SU, sem I/ BKI IV, asal Panyabun...

Memendam Bukan Pendendam

Aku Terlahir menjadi anak tengah dengan satu kakak perempuan dan satu satu adik laki-laki. Kehidupan kami layaknya orang biasa. Menjadi anak tengah itu dilema, ingin berkuasa ada kakak, ingin bermanja ada adik. Saking dilemanya ia menjadi pribadi yang sangat mandiri. Cukup piyaway dalam mengolah rasa. Mengerti kapan harus berkuasa dan kapan pula harus bermanja :P/  Namun, ada satu hal dampak yang tak terelakkan. ia menjadi pribadi yang cukup pintar memendam perasaan. Ia  cukup mapan untuk mengalihkan perhatian.  Kehidupan kecil ku biasa-biasa saja. Tak banyak hal yang mampu ku ingat, atau bahkan memori ku tak benar-benar menyimpan kenangan saat umur balita. Hanya potongan kecil yang mampu ku ingat, 90% kehidupan balita ku sirna begitu saja, bagaimana dulu pertama kali masuk TK atau ada kejadian besar apa yang terjadi diumur kala itu nyaris tak bersisa. Entahlah, mungkin dari kecil pun otak ku sudah cukup mampu menyaring hal apa yang perlu dikenang dan mana yang tak p...

Hari #2

Resolusi  2024? Ih waw haha Kalau di googling arti resolusi itu "Suatu janji pencapaian". Ih waw sekali sally, semakin berat bahasannya. wkwk Alhamdulillah, otak di hari pertama bekerja sudah dipakai. Seminimal buat cari pengertian "RESOLUSI" haha = = = Sebelum berganti tahun 2024, ada ketemuan makan bakso dengan teman se-pe-lan-ta-ran yang ketika kumpul ada yang memberikan pernyataan entah pertanyaan :p, begini bunyinya " apa resolusi tahun 2024?"  dengan ringan dan yakin "GANTI HELM !". Setelah sampai di rumah, langsung mikir kenapa seringan dan senyaman itu mengucap resolusi untuk tahun mendatang. haha Setelah dirunut, ini masih mungkin loh ya, akhir tahun 2023 di tutup dengan indah karena semua berkas akhir tahun selesai sebelum masa tenggat berakhir [ Tumben 1 ] haha, terus akhir tahun ini sudah tidak lagi menjadi peserta ujian akhir semester [A lhamdulillah 1 ]. Rasa-rasanya manis campur asam, walau tetap ada moment roller coasternya, tap...