Langsung ke konten utama

Omedetou

Hallo Annisa Fitri :D

Bagaimana rasanya jadi sarjana ? hahahah
Tentu aku adalah orang yang paling bahagia. Akhirnya aku punya teman yang sama-sama nyandang status "Pengangguran" hahaha

Jika akhir ini terlalu banyak huru-hara diperjalanan mu, jangan naik darah ya. Anggap saja kalau kejadian itu hanya menguatkan iman mu *gaya ustadzah*. Inilah kehidupan, pahit dan manis itu seimbang, namun yang perlu diingat kau telah melakukan yang terbaik. Kamu sendiri kan sudah paham akan diagnosis akut yang menderamu dan telah mendarah daging yaitu say no to '' dipijak '', jadi biarlah orang berkata apa yang penting kamu itu Keren :) :D

Entah kamu sadar atau tidak, terlalu banyak orang yang mencintai mu Annisa Fitri :D, dan kamu tahu itu kenapa ? Kamu itu Adaptable dan bukan penganut 'pencitraan'.
Seperti penggemar rahasia ada orang yang diam-diam bersyukur telah mengenal mu. Di sebrang bilik mu yang jauh sekarang, ada seseorang yang senyum-senyum  mengenang kebersamaan dengan mu. Dan kau tak pernah tahu betapa banyak orang yang berlaku sama seperti itu sebenarnya. :D

Kamu adalah satu dari sedikit orang yang sangat mengenal seorang Sally Irvina, bahkan mungkin lebih dari bagaimana orang tuaku mengenalku. Kamu adalah satu dari sangat sedikit orang yang selalu menjadi pelabuhanku.


Tidak banyak orang yang mampu ku ajak untuk berbagi rasa. Terlalu banyak tumpahan kekesalan terhadap orang lain ku bagi dengan mu, terlalu banyak waktu terlampaui dengan mu, menghabiskan waktu walau hanya sekedar 'cakap-cakap' yang mulanya A eh gak sadar udah Z aja. Atau hanya sekedar menemani ku mencari tempat penelitian dari ujung Medan bagian timur sampai ujung bagian barat. Atau yang lebih ajaibnya ada orang yang cemburu dengan kedekatan kita sampai keluar kata "selingkuhan gue''. Aku harap aku tak menjadi egois dengan tidak mendengarkan segala keluh kesah mu.

Kelak pada waktunya, akan ku ceritakan dirimu nisa pada anak-anakku. Ingat pula, pintu rumah ku juga akan ku buka selebar mungkin untuk kau, anak-anak mu dan pastinya pendamping hidup mu. Tapi, tolong sebelumnya kau ceritakan pula pada mereka, kalau tante sally masakannya tak seenak mama. Jadi, biarlah mereka sedikit ber-akting bak aktor dan aktris ternama untuk menyenangkan hati ku.

Annisa Fitri yang lembut hatinya
Terima kasih untuk tahun-tahun terakhir yang penuh makna !
Semoga kita tetap langgeng
Semoga kebersamaan membawa kebaikan untuk kita dan lingkungan

Dan besar harapan ku semoga gelar mu, bukan hanya penambah panjang nama mu yang tiada gunanya dan dirimu tak menjadi ladang tempat berseminya penyakit sombong dan yang utama tidak membuat mu lari dari ku. Aku bersyukur Allah telah mengirimkan Annisa Fitri sebagai sahabat.

Ingat, kata sepakat di akhir perjumpaan kita. " tugas kita tinggal menikmati yang diberikan selagi tak lupa akan arah  tujuan "

Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn't see
For parting my lips
When I couldn't breathe
Thank you for loving me

You pick me up when I fall down
You ring the bell before they count me out
If I was drowning you would part the sea
And risk your own life to rescue me


Ntah kenapa lagu itu yang dipilih sebagai penutup dan yang kurasa itu lagu adem aja dengarnya. :D

P.S Akhirnya tulisan ini terbit juga setelah beberapa jam di entri. Ini tulisan khusus terbit untuk menyambut mu di dunia pengangguran :p


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upa - Upa Tondi ; Jutaan semangat Untuk Yang di Cinta

Assalamualikum opung-opung sudena :) *Sedaappp Di post kali ini, si butet mau bercerita sedikit tentang kebudayaan. Agar nanti cucu keturunan paham akan adat istiadat :). Okesiip, karena udah di mulai dengan kata sapaan orang batak. Pasti sudah pada tau donk ya, adat istiadat dari negri mana yang saya akan bahas *tampang kece :p. Benar, kali ini saya ingin membahas tentang adat istiadat dari tanah batak, biar percaya dulu semua orang kalau saya punya darah batak jadi gak cuma sekedar dompleng nama belakang " Ritonga ". Horassss !!  Ada yang sudah pernah mendengar " Upa-Upa " yups, menurut hasil googling sekejap dan bertanya pada tetua di keluarga ternyata kata " Upa-Upa Memiliki arti secara bahasa adalah pemberian . Sedangkan secara istilah adalah suatu ritual yang dilakukan oleh orang yang berhajat dengan mendoa’kan orang yang di upa- upa agar memperoleh kebaikan - Kutipan wawancara dari saudari Nurul Muthma’innah, IAIN- SU, sem I/ BKI IV, asal Panyabun...

Hari #4

 Jumuah barokah, semoga keberkahanya memberi ketenangan dan kedamaian. Aamiin.  === Kemarin malam, pulang ngajar sambil dikendaraan memikir ulang pembahasan yang di ulas. Sambil mikir dan ngulang-ngulang ada bagian yang kurang pas atau gimana. Hal ini sering sekali terjadi , karena bukan merasa sok paling benar, berbagi ilmu itu besar sekali ganjaranya. Ingat kan, ada 3 amal yang tak putus saat seorang manusia meninggal, salah satunya adalah ilmu yang bermaanfaat. Nah, kalau ternyata ilmu yang dibagi adalah ilmu yang salah, gimana coba ? haha.  Berbagi ilmu a.k.a mengajar adalah hal yang saya lakukan dari masih duduk dibangku sekolah. Waktu masih duduk dibangku sekolah dasar, acap kali ditunjuk untuk membantu teman yang sulit memahami pelajaran dengan cepat. Pemikiran kala itu adalah Aku hebat wkkw. Sekarang-sekarang, mengajar itu bagian dari mengisi waktu luang, mengisi pundi amal buat bekal nanti dan yang  tidak bisa dielakkan adalah cara untuk mengisi dompet, pas...

Hari #1

Saya kira, menikmati makanan enak itu adalah hak bagi segenap manusia yang ada di muka bumi. Jangan takut kalau mau makan, jangan sok kayak model papan atas yang mewajibkan punya ukuran badan yang minimalis supaya indah di pandang. Tapi kan gak semua manusia punya tuntutan yang seperti demikian, contohnya saya ! kwkwkw  Bisa makan dengan nikmat, selain butuh uang untuk menyediakan hal tersebut kita juga butuh dana untuk merawat tubuh supaya tidak sakit. Coba bayangkan, andai tersedia jejeran makanan yang lezat nan nikmat kalau kita sendiri tidak dalam keadaan baik misal demam, meriang, menggigil bisa di pastikan makanan nikmat tersebut tiada artinya.  Nah, sekarang coba lagi diperhatikan setelah uang dan kesehatan, saat menikmati juga butuh teman biar bumbu di makanan yang tadinya kurang garam sedikit, atau kurang micin sedikit jadi makanan sempurna yang ketika di telan. Bak katanya, teman yang mendampingi itu seperti micin alami ciye ciye ciye  1. Uang  2. Kesehatan...