Langsung ke konten utama

Saya Kembali :)

baru saja kemarin aku sampai di tempat ini,
Dengan pakaian yang sama persis dengan kedatangan ku 3 bulan yang lalu, aku pamit terlebih dahulu,
Bukannya tak ingin dilepas, hanya saja dalam benak ku, yang di hantarkan itu hanya jenazah :p
Bukan ingin mencari sensasi atau perhatian, tapi justru ini adalah hal yang tak akan menarik perhatian pikir ku,

Terima kasih untuk setiap detik dan menit untuk kebersamaan,
Terima kasih telah rela berbagi dengan ku,
Terima kasih telah menerima ku,
Terima kasih atas segala jamuan untuk ku,

Setiap burung akan terbang bebas, namun ia pasti paham kemana ia akan kembali
Begitu pula aku, biar jalan akan tersendat di beberapa kota,
Sekedar meletakkan jejak, melukis warna di langit kota yang berbeda,
Cuma sekedar mau berkata, bahwa Sally Irvina telah pernah berada di sana,

Air mata adalah kawan sejati setiap perpisahan,
Namun, hari ini aku ingin berbeda, aku tak ingin berkawan dengannya,
Hari ini aku hanya ingin tertawa,
Ya, Tertawa karena akhirnya aku memiliki kenangan indah,
Kenangan bersama, Kota ini, aku dan kamu,

Selesar penyesalan, kenapa lalu menggerugutu,
Selesar kemarahan, mengapa akhirnya aku mellow dengan kota ini,
Tapi lebih besar rindu ku, pada pangkuan ibu ku

Semangat berbagi,
semangat berkasih,
semangat untuk mengagapai puncak tertinggi

Semilir angin dan matahari binar yang akhirya menjadi teman,
Ya, teman yang mengantarkan aku kembali,



SalVina
09 januari 2017
10 : 08 Pagi waktu setempat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upa - Upa Tondi ; Jutaan semangat Untuk Yang di Cinta

Assalamualikum opung-opung sudena :) *Sedaappp Di post kali ini, si butet mau bercerita sedikit tentang kebudayaan. Agar nanti cucu keturunan paham akan adat istiadat :). Okesiip, karena udah di mulai dengan kata sapaan orang batak. Pasti sudah pada tau donk ya, adat istiadat dari negri mana yang saya akan bahas *tampang kece :p. Benar, kali ini saya ingin membahas tentang adat istiadat dari tanah batak, biar percaya dulu semua orang kalau saya punya darah batak jadi gak cuma sekedar dompleng nama belakang " Ritonga ". Horassss !!  Ada yang sudah pernah mendengar " Upa-Upa " yups, menurut hasil googling sekejap dan bertanya pada tetua di keluarga ternyata kata " Upa-Upa Memiliki arti secara bahasa adalah pemberian . Sedangkan secara istilah adalah suatu ritual yang dilakukan oleh orang yang berhajat dengan mendoa’kan orang yang di upa- upa agar memperoleh kebaikan - Kutipan wawancara dari saudari Nurul Muthma’innah, IAIN- SU, sem I/ BKI IV, asal Panyabun...

Hari #4

 Jumuah barokah, semoga keberkahanya memberi ketenangan dan kedamaian. Aamiin.  === Kemarin malam, pulang ngajar sambil dikendaraan memikir ulang pembahasan yang di ulas. Sambil mikir dan ngulang-ngulang ada bagian yang kurang pas atau gimana. Hal ini sering sekali terjadi , karena bukan merasa sok paling benar, berbagi ilmu itu besar sekali ganjaranya. Ingat kan, ada 3 amal yang tak putus saat seorang manusia meninggal, salah satunya adalah ilmu yang bermaanfaat. Nah, kalau ternyata ilmu yang dibagi adalah ilmu yang salah, gimana coba ? haha.  Berbagi ilmu a.k.a mengajar adalah hal yang saya lakukan dari masih duduk dibangku sekolah. Waktu masih duduk dibangku sekolah dasar, acap kali ditunjuk untuk membantu teman yang sulit memahami pelajaran dengan cepat. Pemikiran kala itu adalah Aku hebat wkkw. Sekarang-sekarang, mengajar itu bagian dari mengisi waktu luang, mengisi pundi amal buat bekal nanti dan yang  tidak bisa dielakkan adalah cara untuk mengisi dompet, pas...

Hari #1

Saya kira, menikmati makanan enak itu adalah hak bagi segenap manusia yang ada di muka bumi. Jangan takut kalau mau makan, jangan sok kayak model papan atas yang mewajibkan punya ukuran badan yang minimalis supaya indah di pandang. Tapi kan gak semua manusia punya tuntutan yang seperti demikian, contohnya saya ! kwkwkw  Bisa makan dengan nikmat, selain butuh uang untuk menyediakan hal tersebut kita juga butuh dana untuk merawat tubuh supaya tidak sakit. Coba bayangkan, andai tersedia jejeran makanan yang lezat nan nikmat kalau kita sendiri tidak dalam keadaan baik misal demam, meriang, menggigil bisa di pastikan makanan nikmat tersebut tiada artinya.  Nah, sekarang coba lagi diperhatikan setelah uang dan kesehatan, saat menikmati juga butuh teman biar bumbu di makanan yang tadinya kurang garam sedikit, atau kurang micin sedikit jadi makanan sempurna yang ketika di telan. Bak katanya, teman yang mendampingi itu seperti micin alami ciye ciye ciye  1. Uang  2. Kesehatan...