Langsung ke konten utama

Berbahagia~lah [Repost]

 Belakangan lagi suka sekali melihat couple yang baru halal. Padahal tuh kan pasangan ini cukup anyar dikancah sosial media tapi kemarin-kemarin tu seperti tidak ada daya tariknya, hahaha

Beberapa hari yang lalu, lihat snapgram adek teman ku dengan caption "Dipertsatukan kembali dengan kondisi yang sama-sama sudah lebih baik" Nah, kan kita kepolah. Sebut saja pasangan ini "Hanggini-Luthfi". Baru aja kemarin di Netflix nonton si Hanggini dengan kisah cintanya sama duda anak 1 haha. Terus kemarin memutuskan untuk follow hanggini haha. 

Why sel ? why ? Bisa-bisanya haha. Menurut hamba yang matanya mengecil saat tertawa dan senyum :P, HANGGINI ini cantiknya wanita Indonesia gak sih ? Ngelihat dia makan malam setelah nikah dengan suaminya, cantik kan ya ? Apasih sel ? apasih ?

Terus suaminya gimana ? keknya aku biasa aja deh haha. Ngikuti cerita dari awal ? atau mulai mencoba ngulik cerita mereka ? TENTU TIDAK. haha. Postingan ini tu, untuk membuktikan bahwa sesama wanita juga bisa saling support. haha

Terus coba deh dengar lagu "Selalu Bahagia, Ya" kek empuk aja di telinga, suka aja sama musiknya, sama suara mereka kek nya jadi asyik. Tapi, sepertinya liriknya sih yang best. Kalau dari info hasil ngulik dari youtube mereka ini tu "cover" lagu dari yang sudah pernah ada. Cuma belum sempat cari lagu versi yang sebelumnya. 

Terus inti dari semua cerita ini apa sel ? 

SI HANGGINI CANTIK !! hahaha

Enggak tau kenapa, mood manis-manis gula jawa plus gula putih tambah sari gula sikit haha - dapat sekali. Kadang suka mikir, sebenarnya kita tu sebagai pengendali cukup mudah berbahagia, Kek cuma makan ice cream aja buat bahagia, atau sekedar bisa menikmati perjalanan yang tidak biasa memberi warna baru di memori.

Maka berbahagialah, sebahagia pasangan yang baru halal "Hanggini" kwwkkw . Berbahagia-lah, selalu ada cara untuk disempurnakan. Berbahagia-lah , satu per satu - satu per satu - satu per satu 

Udah, ah itu saja ! Berbahagia~lah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upa - Upa Tondi ; Jutaan semangat Untuk Yang di Cinta

Assalamualikum opung-opung sudena :) *Sedaappp Di post kali ini, si butet mau bercerita sedikit tentang kebudayaan. Agar nanti cucu keturunan paham akan adat istiadat :). Okesiip, karena udah di mulai dengan kata sapaan orang batak. Pasti sudah pada tau donk ya, adat istiadat dari negri mana yang saya akan bahas *tampang kece :p. Benar, kali ini saya ingin membahas tentang adat istiadat dari tanah batak, biar percaya dulu semua orang kalau saya punya darah batak jadi gak cuma sekedar dompleng nama belakang " Ritonga ". Horassss !!  Ada yang sudah pernah mendengar " Upa-Upa " yups, menurut hasil googling sekejap dan bertanya pada tetua di keluarga ternyata kata " Upa-Upa Memiliki arti secara bahasa adalah pemberian . Sedangkan secara istilah adalah suatu ritual yang dilakukan oleh orang yang berhajat dengan mendoa’kan orang yang di upa- upa agar memperoleh kebaikan - Kutipan wawancara dari saudari Nurul Muthma’innah, IAIN- SU, sem I/ BKI IV, asal Panyabun...

Hari #4

 Jumuah barokah, semoga keberkahanya memberi ketenangan dan kedamaian. Aamiin.  === Kemarin malam, pulang ngajar sambil dikendaraan memikir ulang pembahasan yang di ulas. Sambil mikir dan ngulang-ngulang ada bagian yang kurang pas atau gimana. Hal ini sering sekali terjadi , karena bukan merasa sok paling benar, berbagi ilmu itu besar sekali ganjaranya. Ingat kan, ada 3 amal yang tak putus saat seorang manusia meninggal, salah satunya adalah ilmu yang bermaanfaat. Nah, kalau ternyata ilmu yang dibagi adalah ilmu yang salah, gimana coba ? haha.  Berbagi ilmu a.k.a mengajar adalah hal yang saya lakukan dari masih duduk dibangku sekolah. Waktu masih duduk dibangku sekolah dasar, acap kali ditunjuk untuk membantu teman yang sulit memahami pelajaran dengan cepat. Pemikiran kala itu adalah Aku hebat wkkw. Sekarang-sekarang, mengajar itu bagian dari mengisi waktu luang, mengisi pundi amal buat bekal nanti dan yang  tidak bisa dielakkan adalah cara untuk mengisi dompet, pas...

Hari #1

Saya kira, menikmati makanan enak itu adalah hak bagi segenap manusia yang ada di muka bumi. Jangan takut kalau mau makan, jangan sok kayak model papan atas yang mewajibkan punya ukuran badan yang minimalis supaya indah di pandang. Tapi kan gak semua manusia punya tuntutan yang seperti demikian, contohnya saya ! kwkwkw  Bisa makan dengan nikmat, selain butuh uang untuk menyediakan hal tersebut kita juga butuh dana untuk merawat tubuh supaya tidak sakit. Coba bayangkan, andai tersedia jejeran makanan yang lezat nan nikmat kalau kita sendiri tidak dalam keadaan baik misal demam, meriang, menggigil bisa di pastikan makanan nikmat tersebut tiada artinya.  Nah, sekarang coba lagi diperhatikan setelah uang dan kesehatan, saat menikmati juga butuh teman biar bumbu di makanan yang tadinya kurang garam sedikit, atau kurang micin sedikit jadi makanan sempurna yang ketika di telan. Bak katanya, teman yang mendampingi itu seperti micin alami ciye ciye ciye  1. Uang  2. Kesehatan...