Langsung ke konten utama

Ber--Diam Atau Ke-sibuk-An ?

      Semenjak menjadi warga tetap negara bagian sibuk saya benar-benar menjadi wanita ke-sibuk-an :(. Sulit sekali membagi waktu antara istirahat dan menjalankan tugas negara tersebut. Apakah ini salah satu tanda menjadi "busy woman" [Kembali] ? *Tarik dasi. :p
    Pro - Kontra terhadap seorang wanita yang bekerja di luar rumah sudah lama kita dengar. Terkadang saya sendiri yang menjadi wanita bingung kenapa malah yang sering memberikan komentar-komentar mintak ditombak itu datangnya dari wanita pula. Anehnya lagi perdebatan ini terjadi terkadang bukan karena benar-benar dari hati nurani mereka sendiri melainkan datang dari kecemburuan sosial yang sebenarnya mereka pula ingin seperti itu.
-
-
-
      This is my true story, entah itu dari pengalaman kawan-kawan dekat atau langsung melihat orang-orang disekitar atau bahkan pengalaman dari diri sendiri dapat ku simpulkan sebenarnya semua wanita itu memilih untuk TETAP bisa AKTIF baik itu di luar atau di rumah, entah itu berikatan atau tak terikat. Kalau dilihat-lihat gak ada wanita yang di rumah, duduk, diam, dan tenang-tenang, kecuali banyak para dayang-dayang yang ngurusin semua perintilan rumah, tapi se-queen-queenya wanita minimal ngeberesin perintilan dirinya aja harus bergerak. Minimal nyisir rambut sendirilah, yang kukunya panjang mesti di potonglah, apalagi kalau ada jerawat rindu menunjukkan kekuatannya di pipi, minimal dipencet-pencet atau di elus-elus :p. Ya, jadi benar kalau wanita itu gak bisa diam, ada aja yang dipikirkan untuk bergerak. Apalagi ditunjang dengan kemampuan otak perempuan yang mampu memikirkan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, dan mengerkannya. Itu kenapa mungkin wanita itu disebut "Multitasking". Contohnya aja teman satu lab, bisa masak, sambil nyapu-nyapu cantik bagian dapur, atau sambil nyiapin potongan buah dan menyusun rapi dalam kotak bekal atau ada lagi cerita satu teman yang sudah berumah tangga, sambil masak sambil nyanyi bareng anaknya atau sambil main dengan anaknya. Jadi, bisa disimpulkan kalau wanita itu emang Dinamis.
    Kita kembali pada hot gossip yang gak pernah kelar, sempat redup terus kini marak kembali, gitu-gitu ja terus circlenya :(. Saya mulai dengan hadist ini : " Sesungguhnya perumpuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan Allah ketika dia berada dalam rumahnya " --->> ( HR, Ibnu Khuzaimah no.1685 dan Tarmidzi no 1173, syaikh Al Bani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih). Jeng jeng jenggg. *Hela nafas. Jadi, sudah paham kan kenapa wanita yang kerja itu suka dinyinyirin ? hihihi.
     Pertama-pertama saya ingin minta maaf, karena setelah beberapa statement yang akan terkemuka mungkin ada yang tidak sepeham atau malah menyakiti hati yang tanpa sengaja terjadi. Kedua, Saya mengucapkan salut bagi para wanita yang senantiasa bisa menjalankan kodratnnya sebagai wanita yang stay dirumah dan yang pasti gak nyinyir dengan wanita yang memilih berkarir diluar rumah. Dan penutup, Bagi kalian yang bekerja diluar tapi tetap menjalankannya sesuai dengan norma agama , tenang, Kalian tidak sendiri :)))
      Dalam kapasitas saya yang seorang wanita biasa-biasa saja :p saya tak dapat menentukan bahwa ini hukumnya haram/halal, atau benar-atau salah. Apalagi memberi saran atau menganjurkan mana yang lebih baik, bukan-bukan itu tugas ku :)). Tapi disini coba saya sedikit jabarkan karena kalau panjang nanti di bilang ustadzah ;p haha. Pertama kalau membaca hadist di atas, saya teringat dengan perkataan orang yang sudah menjalankan hadist ini dibaca memilih dirumah dari pada bekerja diluar terus nyinyir, saya cuma mau cerita sedikit. Jadi, Rasulullah dengan kadar iman yang luar biasa masya allah, kalau hiburan beliau adalah sholat tahajud dengan 10 juz dalam satu rakaat, tapi standart tersebut tak disamakan rasul ketika ia sedang menghibur sahabat-sahabatnya atau saat bermain dengan cucunya, Tapi rasul tidak pernah merendahkan atau mencela apalagi nyinyir dengan standart beliau yang sudah setinggi itu. Kita kembali sama orang yang sudah mampu menjalankan hadist dan nyinyir sama orang yang belum mampu menjalankan seperti yang dilakukanya, mohon maaf sekelas rasul saja mampu memilah dan memilih dan tidak menyamakan. Sepatutnya orang yang sudah menjalankan hadist tersebut tidak lantas menyalahkan, atau menganggap bahwa nantinya dia lah yang masuk surga sedang yang tak sama denganya  cuma ngintip-ngintip aja ;p .
    Dan yang bekerja diluar rumah bukan berarti juga tidak dekat allah :'(. Sebagai wanita yang sok-kesibuk-an kadang pengen nangis kalau ada pernyataann sengit yang menyudutkan, ingatlah netizen, terkadang secara tidak langsung kau sedang membully ke-percayaan diri orang lain. Yang paling penting untuk kawan-kawan yang sedang bekerja diluar, ingat setiap kita memiliki batasan-batasan yang telah ditentukan. Ingat hadist di atas : " ... jika ia keluar rumah maka setan menyambutnya .. " percayalah begitu banyak dosa yang disebabkan oleh tingkah laku wanita. Benar memang kalau wanita itu aurat, jaga pandangan, jaga akhlak lakukan sesuatu sesuai dengan norma yang berlaku. Namun, jangan lupa kalau pesan ibu saya : Memilih bekerja diluar itu berarti memilih dua pekerjaan secara bersamaan yang tak bisa dipilih, apadia rumah dan di luar. Karena sehebat apapun diluar, tetap arah rumah berada di tangan wanita. Ibarat kapal pesiar , wanita itu layarnya , hendak berlayar kemana, layarlah yang kan bermain. :))))

      Jadi, Kalau ditanya siapa yang hebat, Dirumah atau Diluar ? Yang hebat itu : dimana pun ia berada tetap mampu menjalankan tugasnya sebagai hamba-nya Allah tanpa mengkerdilkan siapa pun. Karena apapun yang dipilih wanita itu masya allah. Wanita di rumah atau di luar tetap punya surga di telapak kakinya, tetap punya rahim tempat rumah yang nyaman bagi janin sembilan bulan lamanya, yang mampu meng-Asi-hi 2 tahun tanpa putus.  Apa bisa dilakukan kaum pria ? Tentu pasti tidak. :p. Akhir kata semoga setelah tulisan ini di post, gak ada lagi yang ngomong kalau ada wanita yang bekerja diluar gak ngerti agama. Percayalah, terkadang saat orang lain memilih keluar ada alasan yang tak mungkin untuk di umumkan atau dijelaskan dengan cara mempostingnya  di sosmed :))))


Angin bergerak kesana-kemari menempati ruang yang kosong, 
Bagi yang panas, angin menyegarkan. 
Hujan membasahi pada ruang tak beratap,
Bagi tanah yang gersang, Hujan menyegarkan. 

Bagi engkau yang bergerak, 
Cukupkan ajaran rab sebagai pandu mu...  


SalVina, di sudut Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas Sumatera Utara 
Medan




Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1685 dan Tirmidzi no. 1173. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/14618-syarat-wanita-bekerja-dan-berkarir.html-;
Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1685 dan Tirmidzi no. 1173. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/14618-syarat-wanita-bekerja-dan-berkarir.html
Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1685 dan Tirmidzi no. 1173. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/14618-syarat-wanita-bekerja-dan-berkarir.html
Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1685 dan Tirmidzi no. 1173. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/14618-syarat-wanita-bekerja-dan-berkarir.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upa - Upa Tondi ; Jutaan semangat Untuk Yang di Cinta

Assalamualikum opung-opung sudena :) *Sedaappp Di post kali ini, si butet mau bercerita sedikit tentang kebudayaan. Agar nanti cucu keturunan paham akan adat istiadat :). Okesiip, karena udah di mulai dengan kata sapaan orang batak. Pasti sudah pada tau donk ya, adat istiadat dari negri mana yang saya akan bahas *tampang kece :p. Benar, kali ini saya ingin membahas tentang adat istiadat dari tanah batak, biar percaya dulu semua orang kalau saya punya darah batak jadi gak cuma sekedar dompleng nama belakang " Ritonga ". Horassss !!  Ada yang sudah pernah mendengar " Upa-Upa " yups, menurut hasil googling sekejap dan bertanya pada tetua di keluarga ternyata kata " Upa-Upa Memiliki arti secara bahasa adalah pemberian . Sedangkan secara istilah adalah suatu ritual yang dilakukan oleh orang yang berhajat dengan mendoa’kan orang yang di upa- upa agar memperoleh kebaikan - Kutipan wawancara dari saudari Nurul Muthma’innah, IAIN- SU, sem I/ BKI IV, asal Panyabun...

Hari #1

Saya kira, menikmati makanan enak itu adalah hak bagi segenap manusia yang ada di muka bumi. Jangan takut kalau mau makan, jangan sok kayak model papan atas yang mewajibkan punya ukuran badan yang minimalis supaya indah di pandang. Tapi kan gak semua manusia punya tuntutan yang seperti demikian, contohnya saya ! kwkwkw  Bisa makan dengan nikmat, selain butuh uang untuk menyediakan hal tersebut kita juga butuh dana untuk merawat tubuh supaya tidak sakit. Coba bayangkan, andai tersedia jejeran makanan yang lezat nan nikmat kalau kita sendiri tidak dalam keadaan baik misal demam, meriang, menggigil bisa di pastikan makanan nikmat tersebut tiada artinya.  Nah, sekarang coba lagi diperhatikan setelah uang dan kesehatan, saat menikmati juga butuh teman biar bumbu di makanan yang tadinya kurang garam sedikit, atau kurang micin sedikit jadi makanan sempurna yang ketika di telan. Bak katanya, teman yang mendampingi itu seperti micin alami ciye ciye ciye  1. Uang  2. Kesehatan...

Hari #3

Memulai menimbang dan mempertimbangkan apa yang perlu ditimbang-timbang supaya tidak ada salah penafsiran dalam setiap kejadian. Nah, ini cerita dari pengalaman yang sangat sering terjadi dalam kehidupan harian kita hahaha Nah misalnya kan, saya sudah mutuskan untuk membeli barang warna merah. Itu terjadi karena telah melalui semua pertimbangan yang luar biasa. Eh, dengan mudahnya orang di sekitar kita mengutuk pilihan atau sekedar menyebutkan karena mungkin dia tidak suka dengan warna pilihan. Hei, sodara !!!!!! Kalau kalian tau bagaimana pergolakan yang terjadi di dalam kepalanya sebelum memutuskan hal tersebut, kalau saja itu tampak terlihat secara kasat mata orang sekitar, kata-kata yang tidak enak didengar ini pun tak akan keluar. Ya kali semua parameter harus dijelaskan se-detail mungkin, supaya orang-orang disekitar memahami tanpa harus men-jabiri. kwkwkw. Ini kenapa terlalu malas mendekati orang-orang yang terlalu ringan mulutnya untuk memantulkan gelombang bunyi di udara. ...